Bagaimana Pilih Make-up yang Tepat Untukmu? Ini Penjelasan Ilmiahnya!

Mengetahui lebih dalam soal bahan dalam make-upmu!

Bagaimana Pilih Make-up yang Tepat Untukmu? Ini Penjelasan Ilmiahnya!pexels.com

Line IDN Times

Kalau kamu menggunakan make-up, pernahkah kamu benar-benar mempertanyakan apa bahan kimia yang kamu letakkan di wajahmu itu? Bukan soal mempermasalahkan bahwa make-up berdampak buruk untukmu, tapi ini soal menggunakan make-up yang tepat untuk wajahmu serta tepat secara tujuan penggunaannya. Misalnya antara make-up yang mudah dihapus dengan yang gak gampang terhapus. Semua bisa diketahui secara sains. Bagaimana caranya? Yuk, belajar lewat sini!

Sejarah singkat soal make-up dan cara-cara orang mempercantik diri.

Make-up sudah dikenal di dunia sejak 10.000 tahun lalu dan bahannya bervariasi mulai dari bahan beracun hingga kotoran hewan, bersyukur kan kamu gak hidup di masa lampau? Orang bahkan menggunakan segala cara untuk membuat kulitnya nampak lebih putih. Untungnya saat ini sebagian besar make-up dibuat di laboratorium yang menjamin semuanya akan cukup aman untuk kulitmu. Berikut adalah penjelasan sains ilmiah dari sisi kimia untuk beberapa bentuk make-up!

1. Lipstik

Lipstik sebagian besar terdiri dari lilin, dicampur sedikit dengan minyak, wewangian dan pewarna. Ada dua jenis lilin yang umumnya digunakan untuk lipstik, yaitu: Besswax dan Carnauba. Carnauba gak akan meleleh hingga suhu sekitar 84 derajat Celcius, sehingga jika kamu tinggalkan lipstikmu di dalam mobil yang panas dan pengap, lipstikmu gak akan meluber lembek. Minyak castrol, minyak mineral dan minyak zaitun juga dicampur ke dalam lipstik untuk membantunya menyebar di bibir dengan mudah. Pewarnaannya sering kali berasal dari serangga cochineal yang menghasilkan asam karminik.

2. Lip stain

Kalau lipstik padat bukan favoritmu, mungkin kamu perlu mencoba lip stain/lip glaze yang merupakan lipstik cair. Memang teksturnya sangat mudah menyebar di bibir dan lebih menyala, tapi lip stain mampu bertahan lebih lama di bibir dan itu karena kandungan di dalamnya. Kekurangan dari lipstik karena mengandung wax, ia akan meninggalkan warna di gelas yang kamu minum saat mengenakan lipstik. Namun, lip stain gak akan meninggalkan warna di gelas terutama yang terbuat dari kandungan air, gel dan alkohol.

Ketika kamu mengenakan lip stain ke bibirmu, alkoholnya akan menguap dan warnanya akan mengering di bibirmu. Walaupun memiliki ketahanan warna lebih lama karena kandungan alkohol lebih tinggi, lip stain gak memiliki kelembaban setinggi yang dimiliki lipstik sehingga efek setelahnya bisa membuat bibirmu lebih kering, minumlah air putih yang banyak. Jika kamu ingin pergi ke undangan yang banyak melibatkan makan dan minum, pilihlah lip stain.

3. Eyeliner

Sama halnya seperti pewarna bibir, pewarna garis kelopak/lipatan mata juga terdiri dari yang padat (berbentuk pensil) dan yang cair. Yang manapun pilihanmu, kebanyakan eyeliner terbuat dari tiga bahan utama, yaitu: karbon, hidrogen dan oksigen, terkadang dicampur nitrogen yang strukturnya akan membantu eyeliner-nya menyebar ke lapisan tipis lipatan matamu. Ada bahan pengeras di dalam eyeliner yang akan membantu semuanya menyatu dan menempel ketika dioleskan ke kulit sekitar matamu dan bahannya menggunakan wax, seperti pada lipstik.

Selain itu, eyeliner juga mengandung pigmen dan pewarna, misalnya dengan menggunakan senyawa besi oksida yang akan menciptakan warna hitam atau coklat gelap. Sedangkan untuk warna yang lebih cerah biasanya digunakan kromium oksida atau ultramarine, ini biasa digunakan untuk pesta khusus atau penampil di pertunjukan. Eyeliner yang berbentuk pensil memiliki bahan pengeras yang lebih banyak sehingga formulanya lebih padat sedangkan yang cair gak memiliki banyak bahan pengeras sehingga teksturnya bisa dengan mudah diratakan menggunakan kuas. Sifat antara eyeliner pensil dengan cair sama perbedaannya dengan lipstik dengan lip stain, jadi sesuaikan kebutuhanmu ya!

4. Make-up tahan air

Make-up yang tahan air biasanya mengandung bahan kimia bernama dimethicone copolyol. Silika yang umum terdiri dari dua atom oksigen dan satu atom silikon. Sedangkan dimethicone copolyol terdiri dari sejumlah besar kompleks silikon, hidrogen, karbon dan oksigen. Struktur yang kompleks membuatnya makin mudah menolak tetesan air dibandingkan dengan make-up biasa. Kimia ini juga ditemukan di dalam sampo dan kondisioner yang membuat rambutmu terlihat lebih lembut dan berkilau.

Baca Juga: Organ Baru Manusia Telah Ditemukan dan Ternyata Inilah Fungsinya!

5. Eye shadow

Kalau ingin menambahkan warna pada kelopak matamu, tentunya kamu perlu eye shadow. Bahan dasarnya adalah talc, yang terdiri dari: magnesium, silikon dan oksigen. Kemudian ada bahan kimia pengeras yang membuatnya tetap menempel pada kelopak matamu. Pengeras umumnya pada eye shadow terbuat dari zinc atau magnesium yang akan menyerap minyak dan menolak air. Kadang kala silikon atau nilon akan ditambahkan agar eye shadow-nya nampak lembut dan merata sempurna serta Zinc stearate yang akan memastikan kandungannya gak menggumpal. Glikol juga ditambahkan sebagai pengawet untuk menghindari masuknya kuman dan bakteri ke dalam campuran.

6. Maskara

Entah kamu ingin memanjangkan, menghitamkan ataupun mempertebal bulu matamu, kamu membutuhkan maskara untuk melakukannya. Kamu mungkin pernah dengar bahwa beberapa maskara mengandung kotoran kelelawar, jangan khawatir, itu mitos yang salah besar. Bahan dasar maskara adalah Guanine ditambah dengan bismuth oksiklorida yang memungkinkan membuat bulu mata sesuai harapanmu.

Maskara sebenarnya adalah campuran kompleks dari polimer, pengawet dan bahan pengeras yang bisa larut baik dalam minyak atau air. Maskara bisa dipilih antara yang gak mengandung air dengan yang mengandung campuran minyak dan air. Semakin gak ada kandungan airnya, maka maskara tersebut semakin tahan air, jadi jika kamu akan pergi ke suatu acara yang mengharukan pastikan memilih maskara yang gak mengandung air.

7. Foundation dan concealer

Foundation dan concealer digunakan untuk membuat kulit wajahmu terlihat semenarik mungkin. Bentuknya terdiri dari yang padat, cair dan spray. Foundation dan concealer mengandung bahan dasar, pelembab, pewarna dan pengeras/pemadat. Jenis yang padat memiliki bahan dasar minyak dan lilin/wax, sedangkan jenis yang cair/spray memiliki bahan dasar minyak dan air. Pelembab di foundation atau concealer tergantung pada merknya masing-masing jadi pastikan kamu menemukan kelembaban yang sesuai.

8. Bedak kontur

Ini adalah ibarat eye shadow tapi untuk seluruh bagian kulit wajahmu. Bahannya terdiri dari besi oksida dan titanium dioksida yang dicampur seperti bedak talc. Teksturnya bisa diaplikasikan dengan kuas ataupun busa. Tujuannya adalah meratakan warna kulit dan membantu foundation serta concealer bertahan lebih lama. Kamu juga bisa menggunakan bedak kontur untuk membuat wajahmu gak terlalu berminyak. Ada dua jenis bedak kontur yaitu yang padat dan yang longgar/gembur. Walaupun bahan dasarnya sama, bedak kontur yang longgar memiliki hasil akhir yang lebih ringan. Bedak padat mengandung wax yang akan nampak menggumpal jika kamu gak menggunakannya dengan hati-hati.

Penjelasan di atas adalah jenis make-up yang sering digunakan sehari-hari. Walaupun gak ada pembahasan mengenai merk yang terbaik sesuai jenis kulitmu, setidaknya kamu telah mengetahui apa saja senyawa atau bahan yang terkandung di dalam benda yang kamu aplikasikan sehari-hari ke mukamu. Jenis produk apa lagi yang ingin kamu tahu pembelajaran ilmiah kimiawinya? Berikan masukanmu di kolom komentar ya!

Baca Juga: Faktanya Kamu Akan Terlihat Lebih Gendut 5 kg di Kamera, Tapi Ini Cara Menyiasatinya!

Read More
Line IDN Times
ARTIKEL REKOMENDASI