Asap dari rokok elektronik atau yang lebih dikenal dengan vape ternyata sama buruknya dengan tembakau atau bahkan knalpot dari kendaraan yang terdapat bakteri-bakteri berbahaya yang masuk ke saluran udara manusia. Asap ini dikabarkan dapat meningkatkan kemungkinan para pemakai mengidap radang paru-paru atau biasa disebut pnemonia.

1. Ternyata asap dari vape berdampak sama buruknya dengan asap rokok biasa

Duh, Kebanyakan Nge-vape Buat Kamu Rentan Terkena Radang Paru-Paru!mirror.co.uk

Sebuah penelitian di Queen Mary University di London, dilakukan pada manusia dan tikus untuk melihat efek rokok bernikotin dan non-nikotin pada subjek. Penelitian ini memfokuskan untuk meneliti efek dari molekul yang diproduksi oleh sel-sel yang melapisi saluran udara, di mana sel-sel ini dinamakan PAFR (platelet-activating factor receptor).

Para tim penelitian mempelajari sel-sel yang melapisi hidup para pengguna vape satu jam setelah menggunakan vape dan mendapati bahwa tingkat PAFR meningkat tiga kali lipat dari normal. Para peneliti menyarankan kepada masyarakat yang beresiko tinggi terkena pnemunia untuk menggunakan patch nikotin atau permen karet sebagai alternatif untuk menghentikan kebiasaan merokok daripada beralih ke vape.

2. Para perokok yang ingin berhenti dianjurkan memakai patch nikotin daripada menggunakan vape

Duh, Kebanyakan Nge-vape Buat Kamu Rentan Terkena Radang Paru-Paru!Unsplash/Cameron Kirby

Profesor Jonathan Grigg, yang memimpin penelitian tersebut, mengatakan: "Bersama-sama, hasil penelitian ini menunjukkan bahwa vaping membuat saluran udara pengguna lebih rentan terhadap bakteri untuk menempel di sel-sel pada saluran pernafasan."

Jika bakteri pneumokokus menempel pada pengguna vape, hal ini dapat meningkatkan resiko infeksi. 

3. Banyak pengidap penyakit pneumonia di mana penyakit ini dikabarkan menjadi penyebab utama kematian ke-6 di Inggris

Duh, Kebanyakan Nge-vape Buat Kamu Rentan Terkena Radang Paru-Paru!rd.com

"Beberapa orang mungkin menggunakan vape karena mereka merasa aman atau beberapa dari mereka berusaha untuk berhenti merokok, namun penelitian ini menambahkan bukti bahwa menghirup asap vape berpotensi meningkatkan efek kesehatan yang merugikan."

Tercatat sebanyak 220.000 orang didiagnosis dengan pneumonia setiap tahunnya. Bahkan pneumonia adalah penyebab kematian terbesar keenam di Inggris, dimana pnemumonia telah menewaskan 29.000 orang per tahun dengan kematian terutama terjadi pada orang tua dan anak-anak dan pada bayi berusia di bawah 10 tahun.

Nathasia

-

IDN Times Community adalah media yang menyediakan platform untuk menulis. Semua karya tulis yang dibuat adalah sepenuhnya tanggung jawab dari penulis.